Uncategorized

bebas?

Aku dibebaskan oleh udara untuk merambat dalam ruang kosong yang katanya berisi sebuah nama.

Aku dibebaskan oleh air untuk mengalir dalam danau yang katanya tumbuh teratai di atasnya.

Aku dibebaskan oleh matahari untuk membentuk bayangan di manapun pada saat sepenggalah naiknya.

Aku dibebaskan oleh hujan untuk berteduh dari derasnya rintik airnya.

Aku dibebaskan oleh laras nada untuk bernyanyi dalam panggung seni yang diciptakan.

Aku, selalu dibebaskan oleh mereka, juga oleh bulan, bintang, atap rumahku, jendela-jendela yang terbuka, aliran air, juga apapun.

Tapi aku tidak ingin bebas, aku lebih ingin diikat oleh sebuah genggaman.

Genggaman yang membawaku menjadi bebas.

 

Dalam geje, karena dipaksa oleh dada yang begitu sesaknya ingin menulis.

Rumah,

10 Juli 2012

23.58 WFB