Uncategorized

Angin kumohon..

Kamu pernah merasakan sakit tapi dalam senyummu kamu meyembunyikannya? Oh, tahukah kamu di mana sembunyinya rasa sakit itu? Di dadamu kah? Lalu menyesakkan ruang pikirmu, membuatmu lupa bagaimana rasa gula? Iyakah?
Angin kumohon, bawa rasa sakit yang sembunyi itu sebagaimana janji waktu yang akan membuat semua rasa sakit menguap bersamamu. Angin kumohon, pecahkan molekul-molekulnya, jangan kamu tinggalkan pada ruang pikir lainnya.
Tapi angin, jika kamu tak segera membawanya, ceritakan saja dulu bagaimana caranya menyembunyikannya tapi tidak membuat sesak dada dan ruang pikir.
Lalu sambil mendesis menggigit angin di sela gigi atas dan bawah, kudengar jelas angin sempat berbisik, “La Tahzan Innallaha Ma’anaa” dan kamu akan kembali tenang. Ya, ada Allah bersamamu. Mengapa kamu harus larut dalam sakit?

Pojok Biru 2,
30 Oktober 2012
18.46 WHH