Uncategorized

Mengenang Minang

peserta ACCOUNTS 2013
peserta ACCOUNTS 2013

Dalam setiap pertemuan, selalu ada cerita terkenang. Barangkali mengendap di ranah minang. Barangkali membisu dalam denting jam gadang. Namun, selalu ada masa saat kita semua harus pulang.

Akan ada rindu mengerjap, menanti obrolan bersama seduhan teh talua, menggumpal dalam sajian nasi kapau. Lalu di telinga kita, saling mengiang kosakata pemecah gelak tawa. Ingatkah kau? Baralek. Tabolok. Mantiak. Dan masih banyak kata lagi yang kujadikan oleh-oleh. Cerita singkat bermakna padat.  Terlalu cepat sampai kita ingin membuat laju waktu tersendat.

Tak apa. Ada lengkung senyum setiap mengingat tawamu, Kawan. Walaupun gelar juara tak mampu kita raih, bertemu denganmu saja sudah menjejakkah hikmah. Bahwa kemenangan tak selalu berarti menjadi yang terunggul. Barangkali berhasilnya hati menerima semua hasil akhir dengan perasaan tenteram adalah kemenangan sesungguhnya. Tak apa. Ada ide-ide kita yang pernah saling bertukar. Juga menjadi oleh-oleh yang melengkungkan bibir dan kerut dahiku. Continue reading “Mengenang Minang”