Cerita dan Celoteh

Menelisik Kehidupan Terminal Sambil Belajar Marketing

Sore itu Terminal Cicaheum tampak ramai. Tapi bagiku, langitnya tersenyum lebih cerah. Apalagi menjelang senja, memerah indah. Mungkin karena aku bahagia. Setengah tahun tak melihat kota kecilku, hari itu aku pulang, bersama kedua orang tua lagi.

Terminal Cicaheum adalah gerbang untuk sampai ke kotaku. Dan bagiku, terminal manapun selalu menarik. Punya sisi unik sendiri. Senja itu, sambil membeli gorengan yang dijual di sebelah selatan terminal, aku duduk menikmati pemandangan terminal. Sekilas terlihat kotor, lihatlah sampah berserakan. Orang-orang berbagai daerah ada. Bahkan ada juga rombongan bule yang ingin berlibur ke Karimun Jawa. Aku juga sudah bisa mendengar banyak orang bercakap dalam bahasa Jawa, salah satu hal kurindukan selama berada di bumi Sunda ini. Continue reading “Menelisik Kehidupan Terminal Sambil Belajar Marketing”