IMSS 2012

Dan Kemudahan Pun Menyertai Kuatnya Niat (before IMSS)

image
ilovegamus

Mengikuti IMSS? Sama sekali tidak terpikir di kepalaku sebelumnya. Terlebih, aku terbilang baru menapaki jalan di bidang dakwah kampus. Memang sudah dua tahun aku berada di sini, tetapi mengenal lebih dekat tentang LDK, mungkin baru beberapa bulan yang lalu. Niat saya di dalamnya hanya ingin belajar serta mencari zona aman agar terus diingatkan orang-orang soleh. Mengetahui seluk beluk LDK? Sama sekali tak terpikir ketika itu.

Continue reading “Dan Kemudahan Pun Menyertai Kuatnya Niat (before IMSS)”

Uncategorized

Hilang + Ikhlas = Kembali

Entah ini namanya suatu teori atau apa ya, saya menyebutnya keajaiban.

“Hilang+Ikhlas=Kembali.”

Tapi saya mempercayainya. Bahkan sudah berkali-kali Allah menunjukkan rahasia ikhlas itu. Dari hal yang sangat kecil, sepele, hingga sesuatu yang besar.

ikhlas

Ada beberapa cerita yang kebetulan saya alami sendiri atau bisa saya lihat langsung dari lingkungan sekitar saya. Simak beberapa ceritanya berikut ini yaa 🙂

Saya pernah kehilangan jam tangan, warnanya biru. Sudah kebayang kalau ada kata BIRU pasti saya heboh. Jam tangan saya sebenarnya nggak mahal-mahal amat. Tapi BIRUnya itu yang membuat saya merasa kehilangan. Saya mencari-cari di kamar, di kotak perkakas, di tas, bahkan sampai tanya-tanya pos satpam di kampus. Tapi, nihil. Nggak ketemu. 😦 Continue reading “Hilang + Ikhlas = Kembali”

Cerita dan Celoteh

Iri?

“Aku iri sama kalian. Aku iri sama semangat kalian. Aku iri pada apa yang kalian dapatkan di tempat kalian berada. Aku iri pada cara kalian menikmati bangku kuliah.” kataku pelan, ketika mengunjungi sahabatku di UGM, Jogja, beberapa waktu lalu. Saat aku mengatakannya, aku sudah hendak berpamitan pulang.

“Ah, kamu salah. Kita yang iri sama kamu. Kita yang iri sama prestasi kamu di sana. Kita yang iri pada bagaimana cara kamu mengambil kesempatan dan memanfaatkannya.” jawab temanku dengan penuh senyum. Jawaban itu, menemani seluruh perjalanan pulangku ke rumah. Continue reading “Iri?”