Cerita dan Celoteh

Semangkuk Indomie Keju

Sudah berapa hari saya menceracau seperti ini heh? Sesekali berteriak: “DIAM!”. Semacam ingin mengutarakan banyak hal, tetapi malas. Cukup Allah, cukup Allah. Maka diam saja, Himsa! Biarkan saja menumpuk seperti presipitasi-presipitasi, mengendap, nanti ada yang meluruhkannya. Tuliskan saja, seperti yang biasa kamu lakukan.

Aaarg..Sudah berapa hari saya menulis dan tidak pernah selesai? Semuanya mengambang, padahal ide-ide mengembang. Aaah, ide-ide itu bahkan menceracau terus mendesak ingin ditulis, sementara otak tidak pernah sinkron dengan ide-ide yang terus berdemo ini. Kenapa saya ini? Jika jenuh adalah suatu kewajaran, mengapa ini terlalu lama? INI GAK WAJAR!!!

Maka tulisan ini ditulis dengan penuh nada menggebu-gebu (emang gimana Hims bunyi nada menggebu-gebu itu?entahlah, saya cuma pengen menulis!!) tak peduli jam 9.00 harus sampai kampus dan sekarang pukul 8.31 saya belum mandi. Nanti dulu. Continue reading “Semangkuk Indomie Keju”