Uncategorized

Bum Bum Bum Kamuforgonesia

Di antara raja malam yang seharusnya mengantarkanku pada penyelesaian exersia ini itu yang ingin kuselesaikan, aku malah terdiam lagi pada huruf-huruf penuh arti yang menunggu untuk dilanjutkan. Tiba-tiba semua terasa kopong. Tiba-tiba semua serasa meminta untuk dihentikan. Entah sampai kapan otak meminta hibernasi dari ini itu terus? Seharusnya, barang satu atau dua jam exercias ini dapat terselesaikan. Tapi, otakku memilih untuk melamun dulu.

Continue reading “Bum Bum Bum Kamuforgonesia”