Uncategorized

Terbiarkan

Mendiam aku dibuat kamu
Untaian abjad sunyi yang teramu
Hanya mengonggok dalam ruang semu
Yakin, aku yakin waktu pun jemu
Intip segala rindu tanpa temu
Nuranikan segala kecamuk logika
Uraikan cerita penuh terka
Rapikan kenangan tercabik luka
Fluktuasikan rasa berlatar harap
Ironis dalam diam tanpa tatap
Terbiarkan oleh tawa yang lebih kerap
Rautan pena pun terkesiap
Aku lalu menyerah berselimut senyap
Hendak terbang tapi tak bersayap
Ada pula roncean tanya belum terucap
Nalarku barang kali tak berani menjawab
Entahlah, biar abjad-abjad ini menguap
Firasat-firasat membersamai harap
Ikatan rasa toh terlanjur mengendap

Continue reading “Terbiarkan”