Cerita dan Celoteh

Dua Jam di Kampung Belajar

Hampir aku memejamkan mata, namun tawa mereka kembali bermain di entah bagian mana otakku. Tian, si kecil yang ganteng dan pintar. Ega, si manis yang pede, agak cuek, tapi penuh semangat. Cindy dengan dua gigi khas anak-anak dan kepedeannya. Pia dengan wajah imut nan polosnya. Mereka kembali bermain dalam imajiku. Ahh, sesuatu yang sangat membahagiakan, target yang sudah lama kulingkari ini, akhirnya mulai menunjukkan akses untuk tercapai.

Lelah, belum belajar padahal besok UTS, mempersiapkan ini itu, mungkin hal itulah yang dirasakan oleh teman-teman dari direktorat Pema (Pengabdian Masyarakat) BEM IM Telkom. Walaupun aku bukan bagian dari BEM, tetapi berpartisipasi sebagai kakak mentor di kegiatan Kampung Belajar ini membuatkan merasakan betul bagaimana perasaan mereka. Aku tahu pasti, lelah itu tebayar melihat kelucuan dan keluguan adek-adek yang dengan antusiasnya mengikuti acara ini. Continue reading “Dua Jam di Kampung Belajar”