Uncategorized

Kamu (2)

Ajari aku untuk tidak bahagia saat hurufmu menyapa

Atau beritahu aku rahasia agar tak menangis saat teringat

bahwa ada dia dalam tiap langkahmu

Ajari aku agar semangatku tak melipatganda saat tahu kamu masih mengingat mimpiku

Atau beritahu aku rahasia agar tak menangis saat teringat

kamu juga yang pernah memukul semua semangatku

Ajari aku untuk tidak tersenyum saat teringat setiap jengkal kenangan

Atau beritahu aku rahasia agar tak menangis saat teringat

bahwa harapan itu tak boleh ada

Ajari aku untuk jadi tahu diri

Atau beritahu aku rahasia agar bertahan berpura-pura

Sungguh aku tak berhenti berdoa untuk sebuah kerelaan

Sungguh aku tak pernah lelah berharap pada Sang Pemilik Hati saja

Sungguh aku bahkan telah memangkas habis semua harapan padamu

Sungguh aku telah berupaya untuk tahu diri

Tapi aduh bagaimanalah

Aku masih bahagia saat hurufmu menyapa

Aku masih menangis saat teringat ada dia dalam langkahmu

Semangatku masih melipatganda saat tahu kamu masih mengingat mimpiku

Aku masih menangis saat teringat kamu yang juga pernah memukul semangatku

Aku masih tersenyum saat teringat setiap jengkal kenangan

Aku masih menangis saat menyadari bahwa harapan itu tak boleh ada

Masih.. bukan berarti selalu

Teringat..bukan sengaja mengingat

Aku sungguh terus berupaya tahu diri

Jangan khawatir,

Sungguh aku tak akan berhenti berupaya

Entah dalam kepura-puraan seperti apalagi

Selama aku percaya ada Dia untuk mengadu

Di sanalah setiap sendu dan rindu akan berpadu

Aku akan tetap melepaskan

Bukankah hakikat cinta sejati adalah melepaskan?

Ruang Move Up

6.41

9-10-13

Mau kaubilang lantang atau kausebut dalam diam, tetap saja kau sebut (dia) cinta. Tapi kau tak perlu mengkhianati Tuhan untuk jatuh cinta kepada manusia –Tasaro GK

Kadang-kadang kalau udah sakau mainan kata, aku seenaknya aja. Jam 11 harusnya Ujian Proposal 1, Latar belakang belum dibenerin, malah bikin beginian. Semalemnya bikin cerpen. Hehehee.

dan pas ngepost ini, detik-detik menuju UP, heheheheee.

 

terus kata ibunya nggak usah UP, langsung daftar seminar ajaa, semangaaat bismillah ayo lengkapin lagi sambil #30HariMenulisTanpa Ampun πŸ™‚

Mohon doanya

Β 

5 thoughts on “Kamu (2)”

bagaimana menurutmu? :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s