Uncategorized

Diam

Apa yang bisa kita anyam dari diam?

Hening yang runyam,

Sementara sudut-sudut hatimu penuh lebam

Lalu apa yang kita lakukan dengan diam?

Selain menatap kenangan kita yang kusam

..dan wajahmu yang termakan temaram

Kalau ada tanda yang kau selam dari diam,

Adakah ia masih mencipta ilham?

Seperti dulu saat rindumu masih menghujam

Tapi kalau saja kita tak memilih diam

Apakah sembuh hati yang lebam?

Apakah kamu datang jelang malam?

Sebab itu mungkin kita masih memilih diam

Agar segala rasa teredam

Agar rindumu tenggelam. Tanpa lebam.

Kita tak tahu apakah dengan diam,

berarti api yang pernah membakar kita telah padam

kita hanya diam untuk tak membuat-Nya muram

Barangkali kita percaya, semakin dalam rasa menghujam

semakin terpendam ia dalam diam.

Ruang Move Up

11.11 pm

#puasapuisi
Bukan galau apalagi risau, hanya sakau oleh kata. Itu saja.

Kadang dengan menulis seperti ini saja, aku seperti kembali merengkuh kehidupan.

4 thoughts on “Diam”

bagaimana menurutmu? :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s