Uncategorized

Hujan

Sore ini hujan milikmu lagi..
Ketika rintik-rintiknya menyanyikan nada cerita magis
Sore ini hujan milikmu lagi..
Sebagaimana sisa baunya yang masih terasa bahkan ketika kamu pergi
Sore ini hujan tidak deras..
Tapi masih milikmu.
Kamu bersembunyi di ujung sana
Di sela rintik yang menggerimis, kamu berikan ruang untuk siapapun menerobosnya
Dan kamu susah payah membuat ruang itu tak ada lagi.
Sore ini hujan masih milikmu..
Sambil berbisik angin melerai raguku
Ruang itu akan tetap ada.
Walau ia tahu di sini aku berteduh.

Tapi hujan masih selalu milikmu
Di mana teduh adalah saat kamu benar-benar menerabas hujan ke arahku, meninggalkan ruang di sela-selanya.

Sore ini hujan masih milikmu..
Aku menatapnya di balik jendela kamarku
Berdamai pada angin yang terus melerai kecamuk dada
Sore ini hujan masih milikmu..
Walaupun menatapnya adalah sakit luar biasa yang kubunuh atas namamu.

Pojok Biru 2,
30 Oktober 2012
19.03

bagaimana menurutmu? :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s