Uncategorized

Bum Bum Bum Kamuforgonesia

Di antara raja malam yang seharusnya mengantarkanku pada penyelesaian exersia ini itu yang ingin kuselesaikan, aku malah terdiam lagi pada huruf-huruf penuh arti yang menunggu untuk dilanjutkan. Tiba-tiba semua terasa kopong. Tiba-tiba semua serasa meminta untuk dihentikan. Entah sampai kapan otak meminta hibernasi dari ini itu terus? Seharusnya, barang satu atau dua jam exercias ini dapat terselesaikan. Tapi, otakku memilih untuk melamun dulu.

Dan, melamun itu tidak akan cukup kalau barang satu atau dua jam saja. Terus dan terus saja berlanjut, sampai aku lupa lagi pada exercias yang harusnya kuselesaikan. Sungguh, aku benci keadaan ini.
Apalagi menyadari lamunan apa yang ada di otakku. Memori-memori tentang apa yang terlewat, memori-memori tentang apa yang tak terselesaikan. Memori-memori tentang kamuforgenesia. Yang harusnya terlupa, malah tiba-tiba teringat. Lalu, tervisualisasikan kembali cerita juga harapan dan mimpi.
Tunggu apalagi? Tenggelam dalam forgenesia tidak akan membuat mimpi dan harapan terwujud, bukan? Tenggelam dalam memori juga tidak akan membuat masa yang lewat terjadi kembali. Jadi, ayolah kamu bangun, duduk. Lalu kerjakan. Tapi tidak, aku ingin menyapa huruf-huruf lagi. Karena lagi-lagi, huruf-huruf menyampaikan maksud, juga membuatku bersemangat lagi.
Ah, ayuk ah bangkit!
Ini tulisan super duper ga penting banget ya? Super UNDEFINED! ah, biarlaaaahhhhhh

kamar bawah
28 Juni 2012
21.36 WAH

Tulisan lama. Karena lagi kangen sama tulisan2 undefined, aku post deh πŸ˜€

bagaimana menurutmu? :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s