IMSS 2012

Dan Kemudahan Pun Menyertai Kuatnya Niat (before IMSS)

image
ilovegamus

Mengikuti IMSS? Sama sekali tidak terpikir di kepalaku sebelumnya. Terlebih, aku terbilang baru menapaki jalan di bidang dakwah kampus. Memang sudah dua tahun aku berada di sini, tetapi mengenal lebih dekat tentang LDK, mungkin baru beberapa bulan yang lalu. Niat saya di dalamnya hanya ingin belajar serta mencari zona aman agar terus diingatkan orang-orang soleh. Mengetahui seluk beluk LDK? Sama sekali tak terpikir ketika itu.

Barulah ketika aku membaca buku ” Inspiratia Flava” yang ditulis oleh @udayusuf (Ridwansyah Yusuf Achmad), aku mulai jatuh cinta dan berazzam untuk memantapkan kaki berjalan di sini.
Tak lama setelah itu, publikasi IMSS pun sampai kepadaku. Ada perasaan ingin ikut, tapi juga ada rasa rasa ragu dan minder untuk bertemu para ADK yang saya yakin sudah keren, baik ruhiyah maupun amaliyahnya. Terlebih biayanya pun cukup mahal. Belum lagi godaan untuk pulang dan sms-sms rindu dari Ibu. Orang tua juga menyarankanku untuk segera pulang. Maka semua itu membuatku4 mengurungkan niat untuk mengikuti event jaringan silaturahim muslim terbesar ini.
Keinginan mengikuti IMSS pun memudar seiring ditutupnya pendaftaran. Namun, takdir Allah berbicara. Di sebuah pertemuan Puskomda Bandung Raya yang kuhadiri, panitia mempresentasikan semua tentang IMSS dan menyatakan pendftaran IMSS diperpanjang. Jadilah keinginan itu tumbuh lagi. Mantap, tiba-tiba aku mantap untuk mengikuti IMSS. Maka, kukomunikasikan niat ini pelan-pelan kepada Abah. Beliaupun menyetujui asal di jeda waktu menuju IMSS, aku tetap pulang.
Saat itu, jujur aku tidak mempunyai uang untuk membayar tiketnya. Bismillah. Hanya itu modalku. Siapa sangka, di hari deadline pembayaran tiket IMSS, sebuah artikelku dinyatakan sebagai Juara I dalam lomba Artur yang diadakan oleh BEM SKM. Alhamdulillah, hadiah berupa uang tunai pun kugunakan untuk pembayaran DP tiket IMSS. Sungguh benar-benar di luar dugaan rencana-Nya itu. Hari itu juga, aku membuktikan nasihat seorang teteh di GAMUS benar adanya.

“Dijalani aja dulu, Dek. Pasti nanti akan menyusul kemudahan lainnya kalau tekad dan niat sudah kuat.”

Ya, benar saja. Inna ma’al ‘usri yusron.
Hari ini, hari registrasi ulang untuk peserta IMSS. Masjid Salman ITB sudah dipenuhi oleh wajah-wajah dari berbagai penjuru. Ramai sekali. Namun, ketika rombongan kami dari GAMUS sampai di sana, kesabaran kami kembali diuji. Nama kami tidak terdaftar. Bolak-balik mengurus sana-sini, hingga akhirnya menjelang senja, nama kami tercantum pula. Dan, asrama kami pun terpisah. Ah, sudahlah, bagi kami, ini sudah melegakan. Hufft, benar-benar mengolah emosi. Tapi juga seru. Allah, aku tahu, Engkau sedang menyiapkan banyak cerita untuk mendidik dan memperbaiki keluarga kami, Keluarga Muslim IM Telkom. πŸ™‚
Esok, cerita IMSS yang sesungguhnya akan dimulai. Rencana apalagi yang Kau tulis, Rabb?

Tunggu cerita kami, besok. Semoga IMSS membawa banyak manfaat dan inspirasi. πŸ™‚

Bandung, dingin.
Geger Kalong,
14 Juli 2012
22.50 WLH

IMSS (International Moslem Student Summit)

2 thoughts on “Dan Kemudahan Pun Menyertai Kuatnya Niat (before IMSS)”

  1. Wah suwun liputannya, jadi mencerna perjuangan mu dan shabat2 yang lain. ^.<
    ko bisa ga kedaftar dek? (ada2 deui, rencana ALLAH itu mah, biar seru)
    sukses untuk GAMUS Pelangi,mewarna, Luar Biasa. πŸ˜€
    *salam ukhuwah untuk shabat yang lain.

    1. iya kang, bahkan di hari kedua kita juga nyelundup2 supaya bisa ikut sekolah LDK karena ga terdata (lagi). but overall, penuh hikmah dan manfaat πŸ™‚

bagaimana menurutmu? :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s