komunikasi

The Social Network: Perjalanan Facebook

Facebook, sebuah gubrakan besar abad 21 dalam dunia digital setelah penemuan google. Tidak peduli usia, pekerjaan, kelas sosial, sekarang hampir semua orang memiliki situs jejaring sosial ini. “The Social Network” berusaha menampilkan sesuatu dibalik fenomenal facebook. Film David Fincher ini menggunakan alur campuran (maju mundur), yang menampilkan sidang pengadilan Mark Zuckerberg atas tuntutan dari beberapa orang terkait situs facebook.
Adapun tokoh-tokoh dalam film ini:
  •          Mark Zuckerberg
  •          Erica Albright
  •          Eduardo Saverin
  •          Tyler Winklevoss dan Cameron Winklevoss
  •          Armie Hammer
  •          Divya Narendra
  •          Eduardo Saverin
  •          Sean Parker
  •          Dustin Moskovitz

Cerita film ini dimulai dengan adegan tokoh utama, Mark Zuckerberg di suatu restoran dengan kekasihnya, Erica. Film dibuka dengan pembicaraan yang amat serius di antara mereka. Perdebatan-perdebatan, pertengkaran, yang akhirnya berujung pada sakit hati Zuckerberg karena diputuskan oleh Erica.

Adegan pembuka tersebut sekaligus menunjukkan intelektualitas seorang Mark Zuckerberg sebagai mahasiswa Harvard berusia 19 tahun yang tinggi. Dari perdebatannya dengan Erica, kita juga bisa melihat bagaimana karakter seorang Zuckerberg, yang bisa disimpulkan anti sosial dalam lingkungannya dan lebih suka menyendiri dengan kesibukannya mengutak-atik kode dan komputer.

Putusnya Mark dengan kekasihnya tersebut kemudian menjadi motif utama munculnya sebuah situs bernama facemash, yang kemudian menjadi awal kemunculan facebook. Masih dengan perasaan sakit hati yang memuncak disertai dengan efek mabuk, ia menulis hal-hal negatif tentang Erica di blog. Muncullah banyak ide di kepalanya. Bekerja sama dengan sahabatnya, Eduardo Saverin yang dimintanya untuk membuat algoritma tentang perempuan, ia pun membuat situs bernama facemash.com. Situs ini seperti sebuah games untuk memilih tingkat kemenarikan wanita, yang tentu saja bisa diakses oleh semua mahasiswa Harvard. Kejadian ini membuat kehebohan di asrama Harvard. Hasilnya, traffic situs kampus meningkat pesat dan membuat Mark berurusan dengan pihak administrasi kampus.

Mendengar kabar keberhasilan situs facemash.com dan kepiawaian Mark dalam menjebol situs buku mahasiswa, Winklevoss bersaudara, Tyler dan Cameron serta seorang temannya Divya Narendra, kemudian tertarik untuk mengajak Zuckerberg bekerja sama dalam proyek Harvard Connection, sebuah situs jejaring sosial untuk seluruh mahasiswa Harvard yang memanfaatkan email harvard.edu dan mengedepankan eksklusivitas. Mereka kemudian deal untuk membuat situs tersebut.

Sementara itu, kepala Mark sudah dipenuhi ide cemerlang. Ia akan membuat situs yang lebih besar dari itu. Masih bekerja sama dengan Eduardo Saverin, situs tersebut kemudian diberi nama The Facebook. Eduardo Saverin bertindak sebagai CFO dengan pembagian saham 70:30. 70 untuk Mark dan sisanya untuk Saverin. Mark tidak pernah lagi mengerjakan proyek kerja sama Harvard Connection. Ia terus memperbaiki situs The Facebook dan melakukan promosi untuk situs tersebut. Promosi diawali dengan menyebarkan email situs the facebook kepada semua mahasiswa klub Phoenix melalui email harvard.edu dan kemudian menyebar di berbagai universitas.

Situs The Facebook kemudian benar-benar menjadi terkenal dan Eduardo pun terpikir untuk memulai mencari keuntungan dari situs tersebut dengan jalan mencari iklan, tapi Mark tidak menyetujuinya. Bagi Mark, iklan hanyalah akan memperburuk tampilan the facebook.

Mengetahui peluncuran situs thefacebook.com dan bukan Harvard Connection dibuat oleh Mark Zuckerberg membuat Winklevoss bersaudara dan Divya Narendra marah. Mereka menganggap Mark mencuri ide mereka. Hal ini sempat menimbulkan perdebatan di antara Eduardo dan Mark. Eduardo tidak ingin situs mereka ilegal karena mencuri ide orang lain, namun Mark berjanji bahwa Mark tidak pernah mencuri kode dari Harvard Connection. Dua bersaudara Winklevoss dan Narendra pun memperkarakan hal ini ke kampus, sayangnya pihak kampus tidak memberikan respons atas tuntuan mereka.

Dalam waktu bersamaan, Sean Parker, penemu situs pengunduhan MP3 gratis, Napster.com mengetahui keberadaan situs The Facebook. Ia pun kemudian tertarik kepada Mark Zuckerberg.

Mark dan Eduardo melakukan perjalanan ke New York untuk mencari iklan untuk facebook mereka, namun pertemuan pertama mereka dengan pengiklan gagal. Mark tidak terlalu tertarik. Perjalanan ke New York tersebut kemudian dilanjutkan dengan makan malam bersama Sean Parker. Di sinilah mulai muncul perselisihan di antara Eduardo dan Mark. Bagi Eduardo, Sean Parker bukanlah orang yang mereka cari mengingat repuatasinya yang buruk. Sementara itu, bagi Mark, justru Sean adalah kesempatan emas. Eduardo merasa Sean mengambil alih semua kendali The Facebook yang awalnya hanya ada dalam kendali mereka berdua dan dibantu oleh seorang sahabat lagi, Dustin Mosko, apalagi Sean kemudian mengusulkan untuk mengganti nama the facebok menjadi facebook, dan Mark menyetujuinya.

Mark kemudian mengusulkan untuk memindahkan kantor kecil facebook ke California selama musim panas. Ternyata, di California, mereka kembali bertemu dengan Sean Parker. Sementara itu,  Eduardo masih berada di New York untuk mengerjakan magang dan mencari iklan untuk facebook mereka. Ia sedikit terkejut melihat facebook berkembang dengan sangat cepat dan tentu saja ini membutuhkan server yang lebih besar dan progammer yang lebih banyak. Severin begitu kaget ketika sampai di California, ia mendapati Sean sudah terlalu banyak mengambil alih perusahaan, termasuk pengaturan jadwal pertemuan dengan Peter Thiel, yang akhirnya menjadi investor facebook.

Eduardo Saverin masih marah. Ingin mendapat perhatian dari Mark, Eduardo kemudian membekukan rekening dan transaksi yang sudah dicairkannya untuk perkembangan facebook. Mark marah, namun pada saat bersamaan, Peter Thiel sepakat untuk memberikan investasinya sebesar 500 ribu dollar dan sebuah kantor untuk facebook.

Saham kepimilikan pun berubah. Saverin, sebagai CFO facebook, menandatangani kontrak tersebut. Sayang sekali, ada beberapa aspek kontrak yang tidak diperhatikannnya. Mark kemudian memutuskan untuk berhenti kuliah setidaknya untuk satu semester. Ia kembali mengundang Saverin di acara perayaan satu juta pengguna facebook. Saverin pun datang, namun ia harus menerima kenyataan pahit bahwa ada investor baru sehingga sahamnya turun menjadi 0.03%. Saverin marah, ia merasa kecewa. Perkara inilah yang kemudian diperkarakan dalam persidangan yang dari awal film ditayangkan menggunakan arus maju mundur, selain tuntutan dari Winklevoss bersaudara. Sean Parker kemudian tertangkap basah sebagai pengguna ganja di acara pesta perayaan angka pengguna facebook yang mencapai 1 juta.

Terlepas dari kontroversi di balik fenomenalnya, facebook tetap semakin berjaya dan penggunanya pun terus bertambah hingga 500 juta di 207 negara senilai 35 miliar dolar. Aplikasinya pun terus ditambahkan, di antaranya aplikasi sharing foto. Mark Zuckerberg kemudian dikenal sebagai penemu facebook dan orang kaya termuda di dunia. Sementara orang-orang yang menuntutnya, seperti Cameron dan Tyler Winklevoss menerima perjanjian 65 dolar. Eduardo Saverin tidak diketahui bagaimana persetujuannya, namun namanya tetap dikenang sebagai CFO facebook.

Walaupun tidak diketahui bagaimana akhir kepemilikan facebook dalam film ini, ada satu hal yang bisa kita lihat, yakni proses pembuatan situs jejaring sosial besar, yang ternyata cukup kompleks.

Secara keseluruhan film “The Social Network”, terlepas dari positif dan negatif di dalamnya, mengajarkan kepada kita bahwa sesuatu yang besar dimulai dari suatu yang kecil. Usaha Mark Zuckerberg dan keberaniannya mengingatkan kita bahwa jika ingin berhasil, sudah selayaknya kita tidak hanya diam, tetapi melakukan sesuatu untuk apa yang ingin kita raih.

bagaimana menurutmu? :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s