Cerita dan Celoteh

Suatu Senja di Langit Kuta

Senja itu di Langit Kuta..

image
senja yg tak terlupa

Aku mendengar tawa itu lagi. Gadis belasan tahun bermain pasir, tampak begitu bahagia. Segerombolan remaja laki-laki berjalan, dengan gaya khas anak ABG, menantang ombak. Air pun muncrat ke mana-mana. Kamera merekam.

Hari itu semua bahagia. Hari itu semua tertawa. Aku bisa merasakan langit senja Kuta kala itu sedang memayungi 24 remaja yang tengah dirundung bahagia. Sedih-sedih terbias oleh tawa.

image
kenangan di bawah lembayung kuta bali

Maaf, Kawan. Aku memandangi gambar kalian lagi. Lihatlah ekspresiku hari ini, atau detik ini. Aku tersenyum, bahkan kadang tertawa. Coba lihat pula, ada yang mengalir dari sudut mataku. Ini ekspresi yang sangat menyebalkan. Lihatlah, konyol sekali. Aah, aku bahkan tidak yakin, di sudut kotamu sana, engkau dapat melihat ekspresi yang tanpa pretensi ini. Baiklah, biarkan saja aku berceracau tentang suatu senja yang sangat indah itu.

image
masih di lembayung bali

Aaaa.. Kangen kalian. Semangat kalian selalu kubawa hingga sekarang. Hei, lihatlah, Kawan. Aku tidak terpuruk lagi pada impian seperti kala itu. Aku tersenyum walaupun sekarang sebenarnya (agak lebay) karena mataku sedikit banjir. ๐Ÿ˜€ Aku sedang mengukir mimpiku yang lain di sini, semoga kalian juga begitu. Aku-masih-selalu yakin, suatu saat nanti Allah akan mempertemukan kita lagi lengkap dengan impian kita masing-masing. InsyaAllah. :’)

Menatap lembayung di langit Bali
dan kusadari betapa berharga kenanganmu
Di kala jiwaku tak terbatas
bebas berandai memulang waktu
Hingga masih bisa kuraih dirimu
sosok yang mengisi kehampaan kalbuku
Bilakah diriku berucap maaf
masa yang tlah kuingkari dan meninggalkanmu
oh cinta
Teman yang terhanyut arus waktu
mekar mendewasa
masih kusimpan suara tawa kita
kembalilah sahabat lawasku
semarakkan keheningan lubuk
Hingga masih bisa kurangkul kalian
sosok yang mengaliri cawan hidupku
Bilakah kita menangis bersama
tegar melawan tempaan semangatmu itu
oh jingga
Hingga masih bisa kujangkau cahaya
senyum yang menyalakan hasrat diriku
Bilakah kuhentikan pasir waktu
tak terbangun dari khayal keajaiban ini
oh mimpi
Andai ada satu cara
tuk kembali menatap agung surya-Mu
Lembayung Bali

Pojok Biru 2,
17 April 2012
00.35 WHH

bagaimana menurutmu? :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s