Uncategorized

Selarik Cahaya Bulan untuk Langit

Apa yang terjadi?

Mengapa engkau tampak begitu resah, langit?

Adakah yang mengusik tarian awanmu?

Ataukah berbagai ujian membuatmu merasa berat?

Ah, engkau, kutahu engkau selalu kuat

dalam diam, walaupun hujan mungkin akan kau turunkan

ah, aku selalu ingin di sampingmu

mendengarkan keluh setiap mendungmu

menjadi cahaya atas tarian awan hitammu

tapi haruskah aku menyinari

sementara malam belum waktunya datang

wahai langit,

tetaplah membentang biru

izinkan aku mengumpulkan cahaya menanti malam

dan izinkan pula aku berguru pada mentari di siangmu

aku ingin mencahayai gelapmu dengan sempurna

tetaplah membentang biru

karena bulan ingin selalu setia untuk malam

Pojok Biru 2,

23 Januari 2012

10.35

bagaimana menurutmu? :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s