Uncategorized

You’re My Inspiration, But You Don’t Know

Kalian mungkin menyangka aku akan bercerita tentang seseorang. Haha, seseorang. Memang, menyebut nama inspirasi mengingatkanku pada seseorang. Mungkin kalian juga begitu. Ada seseorang yang menjadi tokoh inspiratif di kepalamu. Mungkin dia. Ah, mungkin juga ayahmu, ibumu, nenekmu, tukang kebun sekolah, tukang parkir di mall, Obama, Farah Quinn, SBY, Ibu Kartini, bahkan Sponge Bob. Banyak kan? Inspirasi itu bukan melulu tentang seseorang, tapi banyak orang, bahkan bukan hanya orang, banyak benda. Apapun.

Uniknya, benda atau orang atau apapun yang menjadi inspirasimu tidak pernah menyadari itu. Apalagi manusia. Ada yang mengeluh, menangis, tertawa, tanpa menyadari manusia lain sedang mengilhami kisah hidupnya. Atau bahkan dirimu sendiri yang menjadikannya inspirasi. Ya, karena Tuhan itu adil. Sungguh adil. Dan kita sering tidak mengerti di mana letak keadilannya. Tapi sifat adil-Nya itu mutlak. Dan bagiku, anugerah ilham yang melahirkan inspirasi adalah salah satu wujud kemahaadilan-Nya.

Ada banyak hal yang menjadi inspirasiku dalam menulis. Satu diantaranya adalah kisah seorang gadis yang meninggal dunia akibat kanker paru-paru yang dideritanya. Ironis. Ia menjadi korban ayahnya yang perokok. Ya, ia sempurna menjadi perokok pasif dan meninggal di usia yang masih sangat muda. 20 tahun. Aku yang memang tidak suka rokok langsung tertarik membaca berita itu. Apalagi demi membaca twit-twit terakhirnya tentang pesan anti rokok dan bahaya rokok pasif. Ada perasaan simpati, juga kasihan.

Tapi lihatlah, mungkin sampai detik ini masih banyak pahala yang mengalir menemani ‘kesendirian’nya di alam sana. Kisahnya menginspirasiku. Itu saja sudah pahala. Ditambah dengan pahala karena banyak orang yang terinspirasi. Ditambah lagi, ada orang lain yang terinspirasi dari ceritaku dan cerita orang-orang lain. Ditambah lagi orang yang terinspirasi tersebut menginspirasi lagi orang lain. Begitu seterusnya. Ah, pasti dia bahagia di alamnya. Apalagi, jika sampai ada yang kemudian berhenti merokok setelah membaca kisahnya.

Ya, sebagian orang mungkin bersedih menangisi kepergiannya. Tapi Tuhan itu adil. Akan ada orang yang bahagia karena berhasil mengambil hikmah dari kisahnya. Dan setiap bulir kebahagiaannya adalah pahala untuknya. Indah sekali bukan? Ya, sungguh indah sekali jika kita mau membuka mata, hati, dan telinga atas setiap partikel yang ada di bumi ini. Lemari, sandal, baju, langit, jendela, cakrawala, pohon, kakak, adik, ayah, ibu, pengemis jalanan, bahkan orang nyebelin sekali pun semuanya menginspirasi. Asal kita mau membuka mata. Lebih indah lagi jika ternyata diri kita bisa menjadi inspirasi untuk orang lain.

Maka jangan pernah berhenti berkarya, karena inspirasimu bisa menjadi inspirasinya, inspirasi mereka.

Sebuah peringatan untuk diri sendiri, Azaleav! Ya, karena dalam pena Ahimsa terdapat inspirasiku yang juga inspirasimu.

Tetangga langit,

dalam syahdunya bisikan angin

3 Januari 2012

14.15

terima kasih untuk siapapun yang menghadirkan banyak inspirasi, semoga malaikat di tangan kananmu mencatat semua amal baik itu. πŸ™‚

bagaimana menurutmu? :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s