Uncategorized

Ngobrolin SP Yuuuk..

Kampus udah sepi, tapi masiiiih aja ada mahasiswa yang seliweran, mikirin tugas, UTS, UAS, padahal temen-temennya lagi pada liburan di kampung halaman masing-masing. Eits, ternyata mereka lagi pada ngambil SP (Semester Padat). Tentu sudah bukan rahasia lagi, kalau di SP ini akan ada dua jenis mahasiswa, ada angkatan veteran (istilah dosen, baca: angkatan atas yang ngambil mata kuliah ke bawah) atau angkatan baru (yang memang baru ngambil mata kuliah ini). Meskipun sebenarnya nggak ada niat membedakan seperti ini, tapi entah kenapa kondisi yang terjadi memang seperti itu. Entah dosen atau kita sendiri yang menciptakan perbedaan itu. Entahlah. Yang jelas, keadaan ini menimbulkan suka duka tersendiri dalam mengikuti SP. Apa suka duka ikutan SP? Yuk kita simak…

Bagi angkatan atas, ikut SP sebenarnya membosankan karena harus mengulang lagi. Namun bagi mereka yang pertama kali mengikuti SP, SP seperti sebuah tantangan tersendiri. Mempelari beberapa mata kuliah dalam waktu sebulan (bahkan kurang) disertai dengan UTS, Tugas, dan UAS. Kita harus siap mental ngebut. Siap berangkat pagi-pagi (kalau dapet jatah kuliah pagi), jangan sampai telat. Sekali telat sama dengan zonk alias selesailah SP kita, karena salah satu syarat dalam semester padat adalah kehadiran 100%.

Melihat dari sudut pandang angkatan baru, mengikuti SP harus menyiapkan mental lebih. Kuliah dengan kakak tingkat ternyata gampang-gampang susah. Bisa jadi kita ngomong dikit dibilang songong lah, caper lah, apa lah. Tapi santai aja, kita hanya perlu bermental baja kok. Toh nggak semuanya kayak gitu, tetap kembali ke personality masing-masing. Jadi nggak usah takut soal ini. Kuliah bareng kakak tingkat juga banyak asyiknya lho, di antaranya: bisa tukar pengalaman, nanya-nanya karakter dosen, nanya-nanya no hape deh. (nah lho? :D)

Enaknya lagi ngambil SP adalah tugasnya nggak terlalu ribet. Karena waktunya sangat singkat, dosen biasanya lebih mementingkan untuk mengejar materi. (tapi balik ke dosennya juga sih, semua yang saya sampaikan di atas adalah kebanyakan atau pada umumnya, bukan semua. Hehehe)

Oh iya, untuk mata kuliah yang asyik, sebaiknya jangan ambil SP deh, sayaaaang banget. Misal mata kuliah media, yang seharusnya tugasnya bikin majalah atau bikin film, karena waktunya singkat kalau SP, kita nggak dapet ilmu deh. Sayang duit, sayang ilmu, sayang asyiknya, apalagi kalau dosennya seru. Hehe πŸ˜€

Kalau ditanya apa duka terberat ikutan SP adalah nahan hasrat pengin pulang. Kalau udah ngambil SP harus siap-siap buang rasa ngiri ke temen yang lagi pada di rumah. Selain itu, kalau kebetulan tidak ada teman sekosan yang ikut SP, kita bakal hidup sendirian, sepi. Inilah yang menyedihkan. Tapi kalau kita bisa memanfaatkan waktu dengan baik, hal ini nggak jadi masalah besar kok.

Sekian suka duka SP, semoga bermanfaat. πŸ™‚

Pojok Biru 2,

Selasa, 19 Juli 2011

22.08

-azaleav-

bagaimana menurutmu? :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s