Uncategorized

Menghadapi Dosen Nyeleneh

Nasib mahasiswa di tangan dosen? Benarkah itu? Cimiww.. πŸ˜€ Benar, benar, tidak sih. Nasib mahasiswa ya tetap di tangan mahasiswa itu sendiri. Namun, sering kali, kita, termasuk saya, tidak sadar, kita sering mencari alibi atas ketidaksungguhan kita, atas kemalasan kita, atas ketidakmampuan kita dengan mengatakan dosennya inilah, itulah, etolah. Wajaaar kok. Sekali lagi, saya juga.

Belajar dari pengalaman yang nggak banyak ini, saya mulai belajar memahami karakter orang lain, termasuk dosen. Dosen juga manusia, seperti mahasiswa, terkadang ada yang nyeleneh, banyak juga yang asyik banget. Mereka juga punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Oke, sepertinya akan lebih baik jika langsung cerita pengalaman aja.

Semester 2 baru saja usai. Aku merenungi enam bulan yang berjalan sangat lama ini. Ah, iya, aku teringat hari-hari di mana aku mendengus sebal, mengeluhkan dosen X yang bagiku waktu itu tidak berperasaan. Bagaimana tidak? Dia menyamaratakan 200 mahasiswa. “Tugas kalian jelek, jadi lebih baik tidak usah saya periksa semua.” Apa? Ada perasaan sakit hati, sebal, marah, merasa tidak dihargai, bercampur jadi satu. Belum selesai ejekan itu begitu menusuk hati kami, tiba-tiba suara menyakitkan seperti larutan cuka, mengucur begitu saja ke dalam luka kami. “Nilai UTS kalian semua MEMALUKAN. Selama saya ngajar, baru kali ini saya mendapati kejadian seperti ini.” Aku tercengang lagi. Apa? Baiklah, mungkin kita memang tidak mengerjakan soal dengan baik sehingga hasilnya buruk, tapi rasa penasaranku menjalar begitu saja, “Boleh tahu, Pak, salahnya kebanyakan di mana? Untuk perbaikan selanjutnya.” Namun beliau tidak banyak menjawab, malah berbasa-basi entah apa maksudnya.

Awalnya sebel. Sebeeeeeellll sekali. Merasa perjuangan kita seperti sia-sia. Apalagi kalau inget gimana seriusnya ngerjain tugas, ngeprin, jilid, dan masih banyak lagi. Aku mengeluh sendiri. Sempat cerita pada Ibu, dan aku tertegun mendengar jawaban wanita nomor satu dalam hidupku ini, “Sudahlah, untuk apa dikeluhkan? Ini hanya proses, kalau kamu ikhlas, hasilnya baik kok.” Aku membuktikan omongan Ibu beberapa bulan kemudian, alhamdulillah hasilnya di luar dugaan, lebih dari memuaskan. Aku juga sempat bercerita pada seorang kakakku, dia hanya menjawab santai, “Apa sih tujuan kamu kuliah.” Aku menjawab, “mencari ilmu.” Dia berkata semakin santai, “Mencari ilmu kan? Bukan mencari dosen yang asyik kan? Lalu kenapa ngeluh? Semua orang yang mencari ilmu adalah penuh perjuangan dan tidak mulus. Begini saja kok ngeluh.” Aku tersenyum. Sejak hari itu pula, walaupun masih takut dengan Dosen tersebut, aku mencoba berpikir lain, kalau pun ada sebel-sebel, aku coba membasuhnya.

Lalu, bagaimana menghadapi dosen yang semacam itu? Aku masih menjawab dengan satu kata ampuh yang menjawab jutaan masalah. Sederhana. Jadikan itu masalah yang sederhana yang bisa kita lewati. Jadikan itu tantangan untuk menjadi lebih baik. Toh nantinya kita di masyarakat akan menemukan banyak orang dengan tipe yang lebih beragam dan aneh-aneh lagi. Kembalikan niat kita untuk mencari ilmu, kurangi perkumpulan yang membicarakan dosen tersebut, karena hal itu bisa membuat kita goyah lagi dan membangkitkan benih-benih kesal di hati kita. Bagaimanapun, dosen tetaplah orang berjasa yang membuat kita banyak belajar. Kita belajar bukan hanya mata kuliah tertentu kan? Memahami karakter orang juga belajar. Ya, kita sepakat mengatakan bahwa kita tidak suka dengan orang yang nyebelin, tanpa kita sadari, kita juga sering menjadi orang yang nyebelin tersebut. Maafin saya ya teman kalau nggak sadar sering jadi orang yang nyebelin. πŸ™‚

sebuah renungan.

Semoga bermanfaat.

Pojok Biru 2,

Senin, 18 Juli 2011

17.28

-azaleav-

3 thoughts on “Menghadapi Dosen Nyeleneh”

bagaimana menurutmu? :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s