Uncategorized

Bunga-Bunga Tak Kan Layu (Untuk Sahabat)

Aku diam di sebuah hari dalam lembaran hidupku, mungkin ini lembaran terakhir dalam episode ini. Saat ini, aku ingin meneteskan tinta hatiku yang benar-benar tak bisa kutuliskan sendiri.  Kadang aku berpikir, mengapa manusia harus punya hati? Dengan hati manusia akan merasakan keindahan, kebahagiaan, hingga air mata yang ujungnya perih dengan ending yang seringkali menyakitkan. Hati  hanya membuat manusia menyesal, cengeng, perih, mudah sekali tersentuh oleh hal-hal klise. Mungkin kalau kita tak mempunyai hati, kita akan bisa berjalan lurus tanpa peduli ini itu, tanpa ada rasa sedih menggelayut setiap usai cerita.

STOP!!!!! Itu hanya pikiran konyol seorang Ahimsa yang mungkin sedang diambang #$^&)}… Aku tak tahu harus menyebutnya apa. Kawan, mungkin aku hanya benci dengan masa yang harus kulewati sekarang. Aku tahu semua akan ada masanya sendiri. Tapi semua terlalu berarti untuk segera berlalu. Itulah sebabnya aku benci dengan hatiku yang terlalu ‘lembek’ ini. Cengeng. Bodoh.

Saat aku menekan tombol enter untuk berpindah ke paragraf ini, ada hawa dingin menetes di pipiku. Mungkin Allah juga sedang ‘menekan enter’ dalam hidup kita. Bahwa kita harus memulai paragraf baru dalam hidup kita. Ya, aku tahu dan aku sadar pasti, kita tak pernah tahu apa yang terjadi nanti, mungkin lebih indah dari ini atau sebaliknya. Hanya aku bertanya,manusiawikah jika aku rindu apa yang pernah kita lalui?

Kemarin, aku melihat lagi tempat itu. Tempat segala cerita itu terpapar dalam episode hidup kita. Tak ada lagi tawa seperti dulu. Hawanya entah kenapa berbeda. Aku merindukan setiap saat-saat itu. Berlebihankah aku??

Tiba-tiba langit biru seperti kembali menayangkan episode itu. Dan hujan deras pun mengalir dari sudut pandanganku. Aku ingat kawan.. saat kita larut dalam tawa. Aku juga masih ingat, kadang ada cekcok kecil antara kita yang membuat jarak antara kita. Aku rindu saat-saat itu. (entah sudah berapa kali aku mengucap kata rindu).

Ingatkah kalian?

Hari di mana kita tertawa dan begitu bangganya dengan hidup seakan kita paling bahagia?

Hari di mana setiap canda kadang menyakitkan tapi itulah persahabatan kita..

Hari di mana kita saling memberi semangat dan begitu yakin bahwa kita bisa menghadapi semuanya..

Aku ingat saat aku mati dalam pelukan kalian kala itu dan kalian berkata, “Kamu bisa, Him, Nov!” atau kalian hanya menepuk pundakku atau membiarkan kepalaku bersandar.. tahukah kalian? Saat itu aku merasa paling beruntung. Lalu kalian biarkan mulutku bercerita walau kadang terisak. Tak ada nasihat atau hanya sebuah nasihat klasik, tapi itu lebih dari sekedar nasihat buatku. Aku merasa tegar.

Kawan, setelah tulisan ini berakhir, silahkanlah tertawa atas kerapuhanku. Aku rindu kalian. Aku rindu saat aku tak seperti biasa lalu kalian bertanya, “kamu kenapa?”. Aku teringat saat aku diam tak ingin bicara, kalian biarkan aku berdiam, lalu tak ada yang berubah setelahnya dan kalian dengarkan ceritaku. Juga saat aku malas dan lelah dengan hidup, kalian tarik semangatku hingga aku berdiri lagi.

Untuk seorang kawan, apakah kamu juga ingat, kamu pernah membuatku menangis semalam? Tak kan pernah kulupa semuanya. J bumbu yang lezat dalam kisah kita..

Sekarang, kita akan melangkah dalam episode baru hidup kita masing-masing. Tenang saja, ini bukan ending, mungkin ada season 2, 3, dst. Saat kita bertemu beberapa tahun nanti, aku ingin kembali melihat senyum kalian. Juga kisah kita dalam bunga-bunga yang tak kan layu.

Sekarang, tertawalah kalian atas semua curahanku ini.. aku juga akan tertawa kug.. =D

Friday, June 11, 2010

10:53:42 AM

2 thoughts on “Bunga-Bunga Tak Kan Layu (Untuk Sahabat)”

bagaimana menurutmu? :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s