Gema Takbir di Opening IMSS 2012 yang Menggetarkan (H #1 IMSS)

Ahad, 15 Juli 2012. Halaman Gedung Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) sudah dipadati ratusan mahasiswa dengan bermacam warna almameter sejak pukul 07.00 WIB. Kami sendiri dari GAMUS IM Telkom sampai pukul 07.05 WIB. Ah iya, akhirnya para akhwat GAMUS IM Telkom memilih untuk tidak tinggal di asrama, mengingat nama kami yang tidak terdata dan riwehnya panitia, kami memutuskan untuk tidak mempersulitnya dan tinggal di kos sahabat di daerah Gegerkalong yang tidak terlalu jauh dari ITB. Alhamdulillah ikhwannya lebih dipermudah. Mereka mendapatkan asrama dan juga teman sekelompok serta LO dengan lancar. Sementara para akhwat, hari itu, masih mengurus itu semua. Alhamdulillah, selanjutnya semua dipermudah. Kami (para akhwat) kemudian tergabung dalam kelompok 20, bersama sahabat-sahabat dari Malang, Maluku, dan Palembang. Di sinilah, perjalanan kami di IMSS dimulai.

para peserta IMSS akhwat

Lalu siapa sepuluh pasukan GAMUS yang mengikuti rangkaian acara ini? Dari kubu akhwat, GAMUS mengirimkan empat anggotanya, Marjani dan Ulya (2011), Resty Famelia, serta saya sendiri. Sayangnya, pada hari pertama, Resty berhalangan hadir. Alhamdulillah, sahabat kami sekaligus Ibu sekum, Fatimah Putri, menggantikan Resty pada hari pertama. Sayangnya, untuk hari-hari berikutnya, Ibu Sekum berhalangan hadir karena memiliki amanah lain di Jakarta. Sementara di kubu ikhwan, ada Kepala Gamus (Ahsan), dua sekjen (Iksan dan Amir), Kepala Gamus tahun lalu (Kak Dhanis), Menteri Askeu (Irwan), dan satu adik kami dari angkatan 2011, Doni.

sahabat baru kami di IMSS 2012

Usai sarapan bersama, kami pun memasuki Auditorium Sabuga untuk mengikuti acara opening IMSS 2012. Acara ini dibuka oleh penampilan yang amazing dari kelompok musik Sunda yang disambung dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan sambutan dari ketua Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus Nasional (FSLDKN), Ahmad Rochfi’l Chaniago dari UNILA. Dalam sambutannya, Kang Rochfi menjelaskan bahwa IMSS 2012 ini merupakan bentuk go international dari FSLDKN yang ke-16. Kang Rochfi juga berharap, IMSS bisa menjadi inspirasi dan ajang bertukar informasi dari seluruh LDK yang kemudian bisa diaplikasikan di LDK masing-masing. Menutup sambutannya, Ketua FSLDKN ini memberikan kalimat penyemangat, “FSLDKN, bersua tak sekadar sapa, bervisi tak sekadar mimpi.” yang disambut dengan gema takbir Allahuakbar dari segala penjuru Sabuga pagi itu.

suasana auditorium Sabuga saat opening IMSS 2012, 15 Juli 2012

Usai sambutan yang penuh semangat dari Ketua FSLDKN, acara dilanjutkan dengan speech dari Rektor ITB. Menurut rektor ITB, Prof. Akhmaloka, Ph.D, yang terpenting dalam semangat perjuangan adalah komitmen, jangan hanya mengejar cita-cita sendiri, tetapi juga wujudkan cita-cita masyarakat. Beliau juga menambahkan bahwa pendidikan karakter sangat penting untuk menciptakan etika dan sikap mahasiswa yang baik. Di akhir pidatonya, Beliau berpesan, “Di tangan para pemuda, dunia menunggu perbaikan, jaga amanat itu baik-baik.”

Opening IMSS 2012 dilanjutkan dengan penampilan teater dari sahabat STSI, Bandung. Teater ini menceritakan tentang umat Islam yang saling bercerai berai, padahal sudah seharusnya kita bersatu untuk menghadapi semua masalah ummat. Teater ini sukses membuat para peserta menangis haru, khususnya akhwat. Apalagi ketika layar besar di tengah auditorium Sabuga itu menampilkan penderitaan saudara kami di Palestina. Usai teater, pesertapun berdiri mengucapkan kalimat tauhid dan pemukulan gong oleh para petinggi. IMSS resmi dibuka. Takbir kembali menggema, membangkitkan semangat perjuangan yang luar biasa.

Peserta IMSS tiba-tiba dibuat takjub ketika grup Nasyid Shuratul Harakah berada di atas panggung, membawakan nasyid-nasyid perjuangan, yang sontak memanaskan darah muda sekitar 1700 pemuda di auditorium ini. Para ikhwan pun maju ke depan panggung. Masih dengan semangat yang luar biasa, mereka bernyanyi di depan, diselingi takbir Allahuakbar. Penampilan nasyid selanjutnya, dari Tashiru, yang masih membuat para peserta semangat. Opening IMSS 2012 pun selesai sekitar pukul 11.00 WIB. Peserta kemudian keluar untuk istirahat, solat, dan makan siang.

Entah sudah berapa kali takbir menggema, entah sudah bagaimana pula hatiku bergetar mendengarnya.

Bandung,

Sabuga, 15 Juli 2012.

Edited 19 Juli 2012

Ditulis dengan penuh semangat.

-azaleav-

One thought on “Gema Takbir di Opening IMSS 2012 yang Menggetarkan (H #1 IMSS)

bagaimana menurutmu? :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s